Pengertian Penanaman Modal Asing dalam Pasal 1 angka 3 UUPM 2007 adalah

"Kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah neharag Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal asing, baik yang menggunakan modal asing yang berpatungan dengan penanam modal dalam negeri."

Dari pengertian ini terdapat dari Penamam Modal dan Modal Asing. Undang-undang 2007 yang mendukung Penanam Modal Asing adalah perseorangan warga negara, badan usaha asing, dan / atau pemerintah yang melakukan penanaman modal di wilayah negara Republik Indonesia. Modal Asing adalah modal yang diperlukan oleh Negara, perseorangan warga Negara asing, badan usaha asing, badan hukum asing, dan / atau badan hukum Indonesia yang sebagian atau seluruh modalnya dimiliki pihak asing.

UUPM 2007 Pasal 2

“Ketentuan dalam undang-undang ini berlaku untuk penanaman modal di semua sektor di wilayah Negara Republik Indonesia.” Yang disetujui dengan “penanaman modal di semua sektor di wilayah Negara Republik Indonesia adalah penanaman modal langsung dan tidak termasuk penanaman modal tidak langsung atau portofolio.”

Berdasarkan resolusi tersebut ada karakter yuridis yang harus ada di FDI, yaitu:

  1. Ada perusahaan yang ditunjuk di Negara tuan rumah sesuai dengan ketetuan-undangan Negara;
  2. Modal terdiri keadilan;
  3. Investor melakukan manajeman secara langsung;
  4. Investor mengambil risiko secara langsung.

Penanaman Modal Asing, sementara hanya 1% modal asing yang di tanamkan di Indonesia, sudah dapat digunakan Penanaman Modal Asing. Hal ini berlaku hanya pada Investasi asing langsung (FDI) atau penanaman modal secara langsung atau melalui pembelian pembelian oleh pihak asing dan tidak berlaku pada penanaman modal dengan cara Investasi Tidak Langsung.

Teori tentang FDI yaitu:

  • Teori Ekonomi Neo-klasik, teori menjelaskan bahwa FDI sangat bermafaat bagi pertumbuhan ekonomi Negara tuan rumah.
  • Teori Ketergantungan, teori ini di pengaruhi oleh kehawatiran terhadap keberadaan FDI menjelaskan tentang dependensi, sini bisa terdiri dari pusat pertanggungan yang menyangkut penanaman modal dari perusahaan pusat terhadap perusahaan anak perusahaan yang didirikan di suatu Negara.
  • Teori Jalan Tengah, perpaduan antara Teori Ekonomi Neo-klasik dengan Teori Ketergantungan Dimana pada teori ini menggunakan Manfaat dari Teori Ekonomi Neo-klasik dan mengatasi masalah buruk dari Teori Ketergantungan dengan cara membuat aturan yang terkait dengan perusahaan multinasional dan proses FDI.
  • Teori Intervensi Pemerintah Negara Bagian, teori ini dimaknai sebagai intervensi dari peerintahan Negara dalam pengaturan FDI.

Penanaman Modal Asing wajib dalam bentuk Perseroan Terbatas (PT) berdasarkan hukum Indonesia dan berkedudukan di wilayah Republik Indonesia berdasarkan UUPT 2007, sebagaimana ditentukan lain oleh Undang-Undang.

Bentuk-bentuk FDI antara lain:

  • PMA Langsung – 100% saham dikuasai asing
  • PMA Patungan (perusahaan patungan)
  • Diluar UUPM 2007, Penanaman Modal Asing dapat juga berfungsi non-ekuitas atau kontraktual berdasarkan perjanjian tertentu seperti dalam hal waralaba (perjanjian waralaba), lisensi (perjanjian lisensi), atau kerjasama manajemen (perjanjian manajemen), serta konsesi khusus lainnya dengan tetap memperhatikan peraturan-undangan — undangan yang berlaku seperti pada Pertamina dengan PT. Caltex Pasific Indonesia dan Freeport.

Modal yang dimaksud tidak selalu berupa uang atau uang segar Namun demikian, dapatkah ini membantu Anda? ” Investasi.

Modal asing mencakup juga modal yang dimiliki oleh badan hukum Indonesia yang sebagian atau seluruhnya modalnya dimiliki oleh pihak asing atau dengan kata lain modal yang dimiliki oleh perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA). Namun, dari modal asing untuk definisi tersebut dirasa kurang tepat, karena modal asing yang langsung di tanamkan di Indonesia dengan membuat perusahaan PMA menjadi modal dari perusahaan PMA tersebut, bukan lagi milik modal milik perusahaan milik PMA. Ketika ekuitas perusahaan PMA digunakan untuk melakukan penyertaan modal pada perusahaan lain, maka dapat disetujui sebagai penanaman modal. Mudah modal dari perusahaan PMA bukan lagi diminta sebagai modal tambahan yang diminta penyertaan modalnya pada perusahaan lain membuat perusahaan lain tesebut menjadi perusahaan PMA. sebagai ilustrasi lihat gambar dibawah ini.

PMA

Dengan kata lain penanaman modal adalah penanaman modal yang dilakukan oleh pihak asing atau pihak asing yang berpatungan dengan pihak lokal di mana penanaman modal tersebut dilakukan secara langsung.

Sumber:

  1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal
  2. Aspek Hukum Penanaman Modal Asing, David Kahuripan
  3. Teori dan Kebijakan Invesatasi Langsung (Investasi langsung), Rahmi Jened

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here