Latest News

Pengertian dan Klasifikasi Saham

Saham adalah bukti telah dilakukan penyetoran modal penuh yang diambil bagian oleh para pemegang saham dalam Saham Terbatas. Saham dalam Perseroan Terbatas tersebut dikelompokan berdasarkan karateristik yang sama, yang disebut pembagian saham. Pasal 53 ayat 1 UUPT menyebutkan, Anggaran Dasar Perusahaan menentukan lebih dari satu klasifikasi saham, yaitu:

  1. saham dengan hak suara atau tanpa hak suara;
  2. saham dengan hak khusus untuk mencalonkan anggota Dewan Komisaris dan / atau anggota Dewan Komisaris;
  3. saham yang setelah jangka waktu tertentu ditarik kembali atau ditukar dengan klasifikasi saham lain;
  4. saham yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima dividen lebih dari pemegang saham klasifikasi lain atass pembagian dividen secara kumulatif atau non kumulatif;
  5. Saham yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima lebih dari pemegang saham.

Klasifikasi Saham Berdasarkan UUPT 2007

1. Saham Biasa

Berdasarkan Pasal 53 ayat 3 UUPT, setiap saham dalam klasifikasi yang sama memberikan kepada pemegangnya hak yang sama, jika disediakan lebih dari satu klasifikasi saham maka Anggaran Dasar mengatur satu saham sebagai saham biasa. Saham biasa adalah saham yang memiliki hak suara untuk mengambil keputusan dalam RUPS tentang segala hal yang berkaitan dengan manajemen perusahaan, memiliki hak untuk menerima dividen yang dibagikan, dan menerima sisa kekayaan hasil likuidasi.

2. Hak Suara

Hak suara yang dimiliki oleh pemegang saham biasa dimiliki oleh pemegang saham

Bermacam-macam persamaan saham, masing-masing berbeda, masing-masing berbeda, tetapi dapat terdiri dari 2 (dua) koleksi saham atau lebih.

Melihat ketentuan dalam UUPT Pasal 1 angka 1, Pasal 7 Ayat 2 dan Pasal 31 Ayat 1, dapat kita ketahui tentang saham dari modal dasar Perusahaan:

Pasal 1 angka 1 UUPT:

“Perseroan Terbatas, yang selanjutnya disebut Perusahaan, adalah badan hukum yang merupakan modal persekutuan, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang sepenuhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Undang-Undang ini serta peraturan pelaksanaannya. "

Pasal 7 ayat (2) UUPT:

"Setiap Didirikan pada saat Perusahaan didirikan"

Pasal 31 ayat (1) UUPT:

Modal dasar"

Berdasarkan Kamus Hukum Black 4th edisi, pengertian saham adalah

BAGIKAN. Sejumlah orang yang sama dan merenungkan sesuatu yang dimiliki bersama oleh dua dari kepentingan yang tidak terbagi yang dimiliki oleh salah satu dari mereka. Dalam Bond & Mortgage Guarantee Co., 157 Misc. 240, 283 N.Y.S. 623, 639.

Dalam hukum perusahaan dan perusahaan saham gabungan, bagian tertentu dari modal perusahaan.

SAHAM PERUSAHAAN. Bagian proporsional tertentu hak dalam manajemen dan keuntungan korporasi selama keberadaannya, dan di aset saat pembubaran, dan bukti bagian yang dapat dipertanggungjawabkan pemegang saham dalam distribusi aset pada penutupan bisnis perusahaan. Departemen Keuangan Indiana v. Crowder, 214 Ind. 252, 15 N.E.2d 89, 91; Komisaris Pendapatan Internal v. Scatena, C.C.A.9, 85 F. 729, 732.

Terjemahan bebasnya, SAHAM. jumlah orang yang bersama-sama dan menerima sesuatu yang dilakukan oleh para pihak yang berkepantingan yang tidak dibagi termasuk pada beberapa orang dari mereka. Dalam Obligasi dan Jaminan Hipotek. Co, 157 Lain-lain. 240, 283 N.Y.S. 623, 639.

Dalam hukum perusahaan dan perusahaan saham gabungan, (saham merupakan) bagian yang pasti dari modal perusahaan.

Saham dari saham perusahaan. Bagian proporsional dari hak-hak tertentu dalam pengelolaan dan Keuntungan dari perusahaan selama eksistensinya, dan aset atas pembubaran, dan pada saham yang disetujui oleh perusahaan. . Departemen Keuangan dari Indiana v Crowder, 214 Ind 252, 15 NE2d 89, 91 .; Komisaris Internal Revenue v. Scatena, CCA9, 85 F. 729, 732.

Dalam kamus hukum Dzul kifli Umar, pengertian saham adalah bagian dalam suatu perusahaan atau perusahaan sebagai tanda ikut mengambil bagian atau memiliki perusahaan tersebut.

Dari pengertian saham versi UUPT, Kamus Hukum Black 4th edisi, serta kamus hukum Dzulkifli Umar, dapat melengkapi untuk memudahkan idetifikasi tentang resolusi saham pada tabel sebagai berikut:

UUPTKamus Hukum Black 4th edisiKamus Hukum (Dzulkifli Umar)
DefinisiSebuah. Perusahaan, adalah kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham

b. Modal dasar

Bagian yang pasti dari modal perusahaanBagian dalam suatu perusahaan atau perusahaan
Kepemilik-anPendiri Perusahaan wajib mengambil bagian saham pada saat Perusahaan didirikanBukti saham yang disetujui pemegang sahamMengambil bagian atau memiliki perusahaan tersebut
ObyekSebuah. Hak-hak tertentu dalam pengelolan

b. Keuntungan dari perusahaan selama eksistensinya

c. Aset atas pembubaran

d. Bukti saham yang disetujui pemegang saham dalam distribusi aset pada saat penutupan bisnis korporasi

Dari tabel diatas resolusi saham, pertama, dalam UUPT dan Kamus Hukum Black 4th edisi merupakan bagian dari modal perusahaan, kamus hukum Dzulkifli Umar yang merupakan bagian dari perusahaan, disini UUPT dan Kamus Hukum Black 4th edisi Terkait dengan saham. Kedua, berdasarkan kepemilikannya dalam UUPT mewajibkan kepemilikan memiliki saham, Kamus Hukum Black 4th edisi Saham dari saham perusahaan merupakan Bukti saham yang disetujui pemegang saham dengan kata lain saham milik pemegang saham, kamus hukum Dzulkifli Umar saham merupakan tanda ikut mengambil bagian atau memiliki perusahaan tersebut. Pengertian dari sumber tersebut asli Ketiga, dari substansinya, UUPT dan Kamus Hukum Dzulkifli Umar tidak menjelaskan tentang apa saja yang bisa dibahas sebagi saham, Kamus Hukum Black 4th edisi Menjelaskan yang dapat membantu sebagai saham perusahaan adalah hak-hak tertentu dalam pengelolaan, memperoleh dari perusahaan selama eksistensinya, aset atas pembubaran, dan juga menyetor saham yang mendukung kepemilikan saham dalam distribusi aset pada saat membuka bisnis korporasi. Kamus Hukum Black 4th edisii menyebutkan keberadaan aset. Aset disini merupakan bagian proporsional dari saham perusahaan. Sementara yang diperlukan aset sini dibagi selesai terjadi pembubaran. Disini dapat dimiliki oleh perusahaan. Menunggulkan uang tunai, menunggak uang tunai, menunggang uang tunai Ketika sebuah bisnis, sehingga aset ini akan dialihkan dengan baik untuk dijual maka harus berdasarkan RUPS, di Indonesia diatur dalam Pasal 102 UUPT.

Teori pengendalian bersadarkan suara setuju, yaitu sebagai berikut:

  1. Pengendalian Mayoritas Sederhana (mayoritas sederhana), dalam kendali ini merupakan kendali sederhana pada perusahaan, yang mewakili sebagian umum.
  2. Pengendalian Mayoritas Mutlak (mayoritas absolut), mengendalikan ini yang dimiliki lebih dari 50% saham yang telah dikeluarkan oleh sah oleh perusahaan.
  3. Pengendalian dengan hak khusus / Mayoritas khusus (mayoritas khusus), mengendalikan ini merupakan kendali yang mewakili kepemilikan saham khusus.

Setelah membahas tentang kepemilikan saham yang dimiliki oleh aset tersebut, aset tersebut merupakan aset milik pemerintah yang tidak dapat dipisah-pisah berdasarkan prosentase kepemilikan saham, sehingga pemilik saham tidak dapat menjual aset sesuai dengan prosentase kepemilikan saham pribadi yang harus diselesaikan melalui RUPS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top